Cara Mengatasi Diabetes untuk Kelola Gula Darah Lebih Baik

Cara Mengatasi Diabetes untuk Kelola Gula Darah Lebih Baik

Cara Mengatasi Diabetes untuk Kelola Gula Darah Lebih Baik

Bagi Anda yang sudah didiagnosis diabetes, paham cara mengatasi diabetes sangatlah krusial.

Diabetes adalah kondisi kesehatan jangka panjang yang umum, memengaruhi baik orang dewasa muda maupun yang lebih tua.

Meskipun tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, diabetes dapat diatasi dan dikelola secara efektif melalui perubahan gaya hidup yang tepat, pemantauan rutin, dan perawatan medis.

Dengan pengendalian yang tepat, individu dapat mempertahankan kualitas hidup yang baik dan mengurangi risiko komplikasi yang memengaruhi jantung, ginjal, mata, dan saraf.

Kembali ke Saluran Utama: Pengobatan Diabetes

Jadwalkan Konsultasi dan Prosedur Pengobatan Diabetes Sekarang

1. Pertahankan Pola Makan Seimbang dan Konsisten

Pola makan sehat adalah kunci untuk mengendalikan kadar gula darah.

Pilihlah makanan yang tinggi serat dan rendah karbohidrat olahan. Sertakan banyak sayuran, biji-bijian utuh (whole grains), protein tanpa lemak, dan lemak sehat dalam makanan Anda.

Batasi minuman manis, makanan penutup, dan makanan ringan olahan.

Waktu makan yang konsisten juga membantu tubuh Anda menggunakan insulin dengan lebih efektif.

Jika Anda tidak yakin bagaimana merencanakan makanan Anda, seorang ahli gizi dapat memandu Anda melalui saran nutrisi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

Untuk tahu lebih detail soal panduan pola makan bagi pengidap diabetes, bisa cek selengkapnya di sini: Panduan Pola Makan Penderita Diabetes.

2. Pantau Gula Darah secara Teratur

Pemantauan glukosa darah yang sering membantu Anda memahami bagaimana tubuh Anda merespons makanan, aktivitas, dan obat-obatan.

Banyak pasien menggunakan glukometer atau sistem pemantauan glukosa berkelanjutan (continuous glucose monitoring – CGM) untuk melacak kadarnya sepanjang hari.

Penyedia layanan kesehatan Anda dapat membantu menentukan rentang target ideal Anda dan seberapa sering harus diuji.

Peninjauan rutin atas hasil pembacaan Anda dapat mencegah episode gula darah tinggi dan rendah.

3. Tetap Aktif secara Fisik

Olahraga teratur meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu tubuh menggunakan glukosa lebih efisien.

Targetkan setidaknya 150 menit aktivitas sedang per minggu, seperti jalan cepat, berenang, atau bersepeda.

Sertakan latihan kekuatan (strength training) dua kali seminggu untuk mempertahankan massa otot dan meningkatkan metabolisme.

Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memulai rutinitas olahraga baru, terutama jika Anda memiliki kondisi medis lain.

4. Minum Obat Sesuai Resep

Tergantung pada kondisi Anda, dokter Anda mungkin meresepkan obat oral atau terapi insulin untuk mengelola gula darah.

Salah satu kelompok obat yang mendapat perhatian adalah GLP-1 receptor agonists (seperti semaglutide).

Obat-obatan ini bekerja dengan merangsang pelepasan insulin, memperlambat pencernaan, dan mengurangi nafsu makan, yang membantu dalam mengendalikan glukosa darah dan juga dapat mendukung pengelolaan berat badan.

Selalu diskusikan dengan dokter Anda apakah analog GLP-1 cocok untuk Anda, karena obat ini harus diresepkan dan dipantau oleh spesialis yang berkualifikasi.

Untuk tahu kiat pengobatan atau perawatan diabetes, bisa cek selengkapnya di sini:

5. Kelola Tingkat Stres

Stres dapat meningkatkan kadar gula darah dengan memicu pelepasan hormon seperti kortisol dan adrenalin.

Mengelola stres melalui teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, yoga, atau mindfulness dapat meningkatkan pengendalian gula darah.

Tidur yang cukup dan gaya hidup seimbang juga memainkan peran penting dalam menjaga stres tetap terkontrol.

6. Jangan Lewatkan Janji Medis

Pemeriksaan rutin memungkinkan dokter untuk melacak kemajuan Anda dan mendeteksi tanda-tanda awal komplikasi.

Tinjauan diabetes rutin biasanya mencakup tes darah seperti HbA1c, profil lipid, fungsi ginjal, dan skrining mata atau kaki.

Konsisten dengan kunjungan medis Anda memastikan Anda menerima penyesuaian tepat waktu terhadap rencana perawatan Anda.

Kalau Anda sedang cari-cari opsi perawatan diabetes di luar Indonesia, seperti di Singapura, ini paket konsultasi hingga prosedur yang Anda bisa coba pertimbangkan:

No product found.

7. Hindari Merokok dan Batasi Alkohol

Merokok meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, yang sudah lebih tinggi pada individu dengan diabetes.

Jika Anda minum alkohol, lakukan dalam batas sedang dan selalu dengan makanan untuk mencegah penurunan gula darah.

Penyedia layanan kesehatan Anda dapat menawarkan dukungan atau konseling untuk membantu Anda berhenti merokok jika diperlukan.

8. Cari Dukungan Spesialis Bila Diperlukan

Jika gula darah Anda tetap sulit dikendalikan, atau jika Anda telah mengalami komplikasi, Anda mungkin mendapat manfaat dari kunjungan ke endokrinolog atau spesialis diabetes.

Dokter spesialis dapat memberikan perawatan lanjutan, merekomendasikan obat-obatan yang sesuai (termasuk analog GLP-1 atau terapi insulin), dan berkoordinasi dengan ahli gizi dan penyedia layanan kesehatan lainnya untuk pengelolaan diabetes yang komprehensif.

Kapan Harus Konsultasikan dengan Dokter Spesialis Diabetes/Endikronologi?

  • Kadar gula darah tinggi atau rendah yang persisten.
  • Penurunan berat badan atau kelelahan yang tidak dapat dijelaskan.
  • Mati rasa di tangan atau kaki.
  • Masalah penglihatan atau masalah yang berkaitan dengan ginjal.

Kesulitan mengelola obat-obatan atau perubahan gaya hidup.

Dokter Spesialis Diabetes/Endokrinologi yang Bisa Dipertimbangkan

Untuk Anda yang ingin cari perawatan diabetes dengan kualitas terbaik, ini dokter spesialis endikronologi atau diabetes di Singapura yang bisa Anda pertimbangkan:

Loading...
Powered by Find by 365Asia

Dr Daphne Lee

Singapore, Singapore
Endocrinology

[SG] Featured Doctor

Dr. Tan Yia Swam - Bedah Umum & Subspesialisasi Payudara di Singapura

Featured Story

Nipple Discharge - Waspadai Apakah Tanda Kanker Payudara atau Tidak

Baca Juga:

365Sehat bisa bantu hubungkan Anda dengan dokternya, jadwalkan appointment prosedurnya, hingga bantu akomodasi Anda selama di sana.

Tertarik untuk coba? Ingin tanya-tanya lebih lanjut? Bisa langsung hubungi kami dengan klik tombol di bawah ini!

FAQ

1. Bisakah diabetes disembuhkan?

Saat ini tidak ada obat permanen untuk diabetes, tetapi diabetes dapat diatasi dan dikelola secara efektif melalui perubahan gaya hidup, obat-obatan, dan pemantauan rutin. Dengan perawatan yang tepat, banyak pasien menjalani hidup sehat dan aktif.

2. Berapa rentang gula darah normal?

Untuk sebagian besar orang dewasa dengan diabetes, target glukosa darah puasa adalah antara 4,0 dan 7,0 mmol/L, dan kurang dari 8,5 mmol/L dua jam setelah makan. Dokter Anda dapat menyesuaikan target ini berdasarkan status kesehatan Anda.

3. Apa itu GLP-1 receptor agonists?

GLP-1 receptor agonists, seperti semaglutide, adalah obat resep yang membantu menurunkan kadar gula darah dan juga dapat membantu dalam pengelolaan berat badan. Obat ini harus digunakan hanya di bawah pengawasan dokter.

4. Seberapa sering saya harus menemui dokter untuk pengelolaan diabetes?

Kebanyakan pasien harus melakukan tinjauan setiap tiga hingga enam bulan. Mereka yang menggunakan insulin atau obat-obatan baru seperti analog GLP-1 mungkin memerlukan tindak lanjut yang lebih sering.

5. Apa yang terjadi jika diabetes tidak dikendalikan dengan baik?

Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk penyakit jantung, gagal ginjal, kerusakan saraf, dan kehilangan penglihatan. Pengelolaan dini sangat mengurangi risiko ini.

Info Terkait

Referensi:

Aloke, C., Egwu, C. O., Aja, P. M., Obasi, N. A., Chukwu, J., Akumadu, B. O., Ogbu, P. N., & Achilonu, I. (2022). Current Advances in the Management of Diabetes Mellitus. Biomedicines, 10(10), 2436. https://doi.org/10.3390/biomedicines10102436

Artini, K., Jayak P, K., Hazir, N. S. B. M., & Pahlawaningrum, I. M. (2024). Effectiveness of Diabetes Mellitus Therapy. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 5(1), 135-140. https://doi.org/10.37287/picnhs.v5i1.2806

Chong K, Chang JK-J, Chuang L-M. Recent advances in the treatment of type 2 diabetes mellitus using new drug therapies. Kaohsiung J Med Sci. 2024; 40(3): 212–220. https://doi.org/10.1002/kjm2.12800

Hakim, A., Ismunandar, H., Wahyuni, A., & Sangging, P. R. A. (2022). Diabetes Mellitus Management : An Update. Medical Profession Journal of Lampung, 12(1), 160-165. https://doi.org/10.53089/medula.v12i1.388

Semua konten di situs ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran, diagnosis, atau perawatan medis profesional, dan tidak boleh dijadikan patokan untuk saran medis spesifik. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi 119 atau kunjungi Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat.

365Sehat adalah anggota dari Group 365Asia.