Perawatan Ortopedi: Cedera Olahraga

Perawatan Ortopedi: Cedera Olahraga

Sedang cari perawatan ortopedi untuk cedera olahraga di bagian engkel, lutut, dan lainnya? Pelajari lebih lanjut melalui koleksi artikel dan sumber informasi kami di sini.

Dapatkan Paket Medical Check-Up Komprehensif

Jadwalkan Konsultasi dan Prosedur dengan Dokter Spesialisnya Sekarang!

Jangan Biarkan Cedera Menghalangi Aktivitas Anda, Cek dan Atasi Sekarang!

Tubuh Anda adalah aset utama untuk gaya hidup yang aktif dan performa olahraga yang optimal. Dokter spesialis ortopedi memastikan Anda tetap bisa lari, melompat, dan berkompetisi tanpa nyeri, sehingga Anda bisa kembali beraktivitas.

Baik itu robekan ACL, keseleo pergelangan kaki parah, atau cedera regangan berulang, menangani masalah ini secara tepat dengan ahli dapat meningkatkan mobilitas dan kesehatan fisik jangka panjang Anda.

Segera kelola kesehatan tungkai bawah Anda dengan berkonsultasi bersama dokter spesialis ortopedi berpengalaman di Singapura. Jangan biarkan rasa sakit membatasi Anda, cek dan tangani segera demi mobilitas dan kualitas hidup yang lebih baik.

365Find A Doctor

Dokter Spesialis Pilihannya

Loading...
Powered by Find by 365Asia

Dr Kevin Koo Oon Thien

Singapore, Singapore
Orthopaedic Surgery

[SG] Featured Doctor

Dr. Tan Yia Swam - Bedah Umum & Subspesialisasi Payudara di Singapura

Featured Story

Nipple Discharge - Waspadai Apakah Tanda Kanker Payudara atau Tidak

Dr. Kevin Koo adalah dokter bedah ortopedi dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, spesialis dalam menangani kondisi kaki dan pergelangan kaki serta masalah sendi dan olahraga. Beliau memadukan teknik invasif minimal dengan perawatan berbasis bukti, yang membantu pasien memulihkan fungsi tubuh dan kembali beraktivitas dengan lebih lancar.

Klik di bawah ini untuk temukan dokter dan spesialisnya:

Pencitraan Medis di 365Mall

No product found.

Konten Terkait

FAQ

Karena cukup banyak pasien dengan keluhan cedera saat berolahraga datang ke dokter spesialis ortpedi di sana, termasuk pasien dari Indonesia, dokter ortopedi di Singapura sering menangani:

  • Robekan ACL (Anterior Cruciate Ligament): Sering terjadi saat melakukan manuver berputar mendadak dalam bulu tangkis atau bola.
  • Robekan Meniskus: Kerusakan pada tulang rawan “peredam kejut” di area lutut.
  • Ruptur Tendon Achilles: Umum terjadi pada “atlet akhir pekan” yang bermain olahraga raket intensitas tinggi.
  • Robekan Rotator Cuff: Sering ditemukan pada atlet senior atau mereka yang aktif di olahraga beban atas seperti tenis atau renang.

Banyak prosedur ortopedi modern di Singapura dilakukan via Artroskopi, atau bedah keyhole.

Dokter akan membuat beberapa sayatan kecil (kurang dari 1 cm) dan memasukkan kamera mini (artroskop) untuk melihat serta memperbaiki cedera. Keunggulan Bedah Lubang Kunci meliputi:

  • Rasa sakit pasca-operasi yang jauh lebih ringan.
  • Bekas luka yang minimal.
  • Risiko infeksi yang lebih rendah.
  • Pemulihan lebih cepat untuk kembali berolahraga dibanding bedah terbuka.

Cedera jaringan lunak ringan, seperti otot tertarik atau keseleo ringan, bisa sembuh sendiri dengan protokol R.I.C.E. (Istirahat, Es, Kompresi, Elevasi) dan latihan mandiri.

Tubuh memiliki kemampuan alami memperbaiki robekan mikro jika diberi waktu yang cukup. Namun, Anda harus segera berkonsultasi dengan spesialis ortopedi jika mengalami:

  • Gejala Mekanis: Sendi terasa “terkunci,” berbunyi “klik,” atau sulit diluruskan/ditekuk.
  • Ketidakstabilan: Sendi terasa goyah atau lemas saat mencoba menumpu beban.
  • Deformitas: Ada perubahan nyata pada bentuk anggota tubuh atau sendi.
  • Nyeri Malam Hari: Nyeri menetap yang mengganggu tidur atau tak membaik setelah 48 jam.
  • Mati Rasa: Sensasi kesemutan atau hilang rasa pada bagian ujung anggota tubuh. Intervensi dini sangat penting untuk cedera seperti robekan meniskus atau ACL, karena menunda diagnosis dapat merusak tulang rawan sendi secara permanen.

Operasi jarang menjadi pilihan pertama di Singapura. Dokter biasanya mengutamakan pendekatan “konservatif” terlebih dulu, seperti fisioterapi, modifikasi aktivitas, atau suntikan regeneratif (seperti PRP). Namun, tindakan bedah menjadi perlu dalam skenario berikut:

  • Ruptur Ligamen Total: Pada individu aktif, robekan total ACL atau Achilles memerlukan rekonstruksi untuk stabilitas saat olahraga.
  • Patah Tulang Bergeser: Jika tulang patah dan bergeser dari posisi aslinya, operasi diperlukan untuk reposisi dengan bantuan pelat atau sekrup.
  • Fragmen Lepas: Jika ada serpihan tulang atau rawan yang terlepas dan mengapung di ruang sendi, itu harus diangkat agar sendi tidak terkunci.
  • Gagal Terapi Konservatif: Jika nyeri dan ketidakstabilan menetap setelah 3-6 bulan fisioterapi intensif, operasi adalah langkah selanjutnya.
  • Kebutuhan Performa Tinggi: Atlet profesional mungkin memilih operasi lebih awal demi pemulihan yang lebih terukur untuk kembali berkompetisi.

Referensi

  1. Ankle Sprain: Causes And Treatment | The Bone & Joint Centre. Diakses dari: https://www.bjc.sg/services/ankle-sprains-causes-and-treatments  
  2. Sports Injuries | NUH. Diakses dari: https://www.nuh.com.sg/health-resources/diseases-and-conditions/sports-injuries
  3. Sports Injuries Management | Singapore General Hospital. Diakses dari: https://www.sgh.com.sg/our-specialties/physiotherapy/sports-injuries-management
  4. More youth suffer sports-related injuries, risk long-term effects | The Strait Times. Diakses dari: https://www.straitstimes.com/singapore/more-youth-suffering-sports-related-injuries-risk-long-term-effects
  5. Anterior Cruciate Ligament Tear (ACL Tear) | HealthHub. Diakses dari: https://www.healthhub.sg/health-conditions/anterior-cruciate-ligament-tear-acl
  6. Knee Sprain | Cleveland Clinic. Diakses dari: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/knee-sprain
  7. Ankle Fractures (Broken Ankle) | American Academy of Orthopaedic Surgeons. Diakses dari: https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/ankle-fractures-broken-ankle/
  8. Shoulder pain | National Health Service. Diakses dari: https://www.nhs.uk/symptoms/shoulder-pain/
  9. Risk factors and prevention strategies for shoulder injuries in overhead sports: an updated systematic review | National Library Of Medicine. Diakses dari: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9378805/ 
  10. Shoulder sprain | Harvard Health. Diakses dari: https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/shoulder-sprain-a-to-z