Osteoporosis – Tangani Sejak Dini untuk Cegah Komplikasi
Osteoporosis membuat tulang Anda menjadi lebih rentan mengalami keretakan atau patah. Pelajari kondisi ini lebih dalam dan ketahui cara menanganinya demi menjaga kualitas hidup Anda.
Jangan Biarkan Osteoporosis Menghambat Langkah Anda, Cek dan Atasi Sekarang!
Osteoporosis menyebabkan tulang menjadi rapuh sehingga mudah patah. Kasus patah tulang pinggul sangat sering ditemukan pada penderita kondisi ini.
Berbagai studi menunjukkan bahwa risiko kematian meningkat dalam kurun waktu satu tahun setelah kejadian patah tulang. Skrining osteoporosis sebenarnya mudah dan terjangkau. Lindungi diri Anda dari risiko patah tulang melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat mulai hari ini.
Ini layanan pemeriksaan osteoporosis dari dokter spesialis dan mitra rekanan kami yang dapat Anda pertimbangkan:

Cari Dokternya
Jika Anda memerlukan dokter spesialis endokrin di Singapura untuk skrining maupun pengobatan osteoporosis, berikut adalah beberapa referensi:

[SG] Featured Doctor
Featured Story
Klik tautan di bawah ini untuk daftar lengkap:
Interview dengan Dokter Spesialisnya
Dr. Ester Yeoh memberikan penjelasan mengenai apa itu osteoporosis, dampaknya bagi pria maupun wanita, gejala yang muncul, serta kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi ke dokter endokrin.
FAQ
Seseorang dengan faktor risiko berikut memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalaminya:
- Usia: Risiko meningkat seiring bertambahnya usia, terutama di atas 50 tahun.
- Jenis Kelamin: Wanita lebih rentan akibat perubahan hormon pasca-menopause.
- Kurang Asupan Kalsium dan Vitamin D: Nutrisi penting untuk kepadatan tulang.
- Berat Badan Rendah: Tubuh yang terlalu kurus cenderung memiliki massa tulang yang sedikit.
- Kurang Aktivitas Fisik: Olahraga angkat beban membantu menjaga kekuatan tulang.
- Kebiasaan Merokok dan Alkohol: Gaya hidup yang dapat melemahkan struktur tulang.
- Faktor Keturunan: Riwayat keluarga dengan kondisi serupa.
- Kondisi Medis: Penyakit seperti diabetes atau rematik dapat memengaruhi tulang.
Kondisi ini sering dijuluki “penyakit senyap” karena berkembang tanpa gejala hingga terjadi patah tulang. Gejala yang mungkin dirasakan meliputi:
- Nyeri Punggung: Akibat patah atau pengeroposan pada ruas tulang belakang.
- Tinggi Badan Menyusut: Berkurangnya tinggi badan secara bertahap.
- Postur Tubuh Membungkuk: Terjadi karena melemahnya tulang penyangga tulang belakang.
- Patah Tulang: Tulang mengalami cedera/patah secara tidak wajar atau mudah.
Sangat sepadan. Penanganan yang tepat dapat menurunkan risiko patah tulang secara signifikan, meningkatkan kualitas hidup pasien, serta mencegah komplikasi lebih lanjut akibat pengeroposan tulang.
Kondisi ini tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Namun, pengobatan medis dapat memperlambat perkembangannya dan membantu meningkatkan kepadatan tulang.
Menurut Bone Health & Osteoporosis Foundation di AS, meski Vitamin K baik untuk tulang, penelitian belum mendukung penggunaan suplemen Vitamin K khusus untuk mencegah osteoporosis. Hal ini kemungkinan karena manfaat dari makanan alami sulit digantikan oleh suplemen. Selain itu, kelebihan Vitamin K dapat memicu pembekuan darah yang berisiko bagi orang tertentu. Disarankan untuk mencukupi kebutuhan Vitamin K dari sumber makanan alami.
Referensi
- Osteoporosis Management Programme | Aspen Diabetes & Endocrine Clinic. Diakses dari: https://aspenendocrine.com/services/osteoporosis/
- Osteoporosis – Symptoms and causes | Mayo Clinic. Diakses dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteoporosis/symptoms-causes/syc-20351968
- Osteoporosis – Symptoms, Risk Factors & Treatment | SingHealth. Diakses dari: https://www.singhealth.com.sg/patient-care/conditions-treatments/osteoporosis
- What is osteoporosis and what causes it? | Bone Health & Osteoporosis Foundation. Diakses dari: https://www.bonehealthandosteoporosis.org/patients/what-is-osteoporosis/

