
Dr. Lee Shu Yen
Spesialisasi: Oftalmologi (Spesialis Mata)
Klinik: Advanced Eye Clinic & Surgery
Baca profilnya dalam Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Vietnam.
Siapa Dr. Lee Shu Yen?
Dr. Lee Shu Yen adalah seorang konsultan senior, dokter spesialis mata, dan dokter bedah vitreoretina di Advanced Eye Clinic and Surgery. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Kepala Departemen Surgical Retina di Singapore National Eye Centre (SNEC), memimpin tim yang menangani sebagian besar layanan bedah retina di Singapura.

Dr. Lee Shu Yen menorehkan karier gemilang di SNEC sebelum kemudian membawa pengalaman berharga tersebut ke praktik privat. Beliau diangkat sebagai Clinical Associate Professor di Duke-NUS Graduate Medical School karena peran pentingnya dalam mendirikan program oftalmologi untuk sekolah kedokteran tersebut. Minatnya yang besar dalam membimbing generasi berikutnya dari para dokter spesialis mata membuat beliau menjadi anggota inti fakultas untuk SNEC Residency Program, sekaligus aktif mengajar baik sebagai dokter fellow lokal maupun internasional dalam program Surgical Retina. Dr. Lee juga kerap diundang menjadi pembicara di konferensi oftalmologi dan retina tingkat lokal, regional, maupun internasional, dengan topik mulai dari penatalaksanaan penyakit retina, pencitraan, hingga teknik bedah.
Dr. Lee juga aktif dalam riset retina, dengan publikasi di bidang komplikasi retina akibat miopia patologis, retinal detachment, giant retinal tears, retinopati diabetik, degenerasi makula terkait usia (age-related macula degeneration/AMD), serta terapi gen. Beliau juga menjabat sebagai ketua SNEC Research and Innovation Committee yang menyediakan dana hibah percontohan di Singapore Eye Research Institute (SERI).
Kualifikasi Akademik
MBBS, FRCSEd (Ophth), FAMS
Dr. Lee Shu Yen lulus dari National University of Singapore dan menyelesaikan pendidikan spesialis mata di Singapore National Eye Centre. Beliau kemudian menempuh pelatihan fellowship di bidang Surgical and Medical Retina di SNEC serta di Lions Eye Institute, Perth, Australia Barat.
Keahlian Klinis
Dr. Lee Shu Yen memiliki ketertarikan khusus pada bedah retinal detachment, komplikasi miopia tinggi, retinopati diabetik, dan bedah makula. Dr. Lee juga merupakan ahli bedah katarak yang berpengalaman dengan berbagai jenis koreksi lensa intraokular (intraocular lens/IOL) untuk membantu pasien mencapai hasil penglihatan yang optimal. Beliau memiliki keterampilan dan pengalaman dalam menangani kasus katarak kompleks, termasuk penggunaan sclera-fixated IOLs dan komplikasi pascaoperasi katarak.
Tanya Jawab dengan Dr. Lee Shu Yen
Saya menemukan dunia Oftalmologi sangat menarik karena merupakan perpaduan antara operasi, penggunaan laser, dan berbagai teknologi baru untuk diagnosis maupun terapi.
Pelatihan dan bekerja di SNEC (Singapore National Eye Centre) memberikan saya kesempatan untuk berkembang dan mengeksplorasi lebih jauh, karena lingkungannya mendukung dengan kombinasi yang baik antara praktik klinis, operasi, akademik, serta penelitian. Saya menikmati volume kasus klinis yang tinggi sekaligus produktivitas riset yang dihasilkan.
Hal ini sangat tergantung pada gejala pasien. Namun, semua gejala visual baru, seperti penglihatan buram atau munculnya floaters (bintik/benang hitam yang mengambang di lapang pandang) secara tiba-tiba, tidak boleh diabaikan.
Beberapa kondisi sistemik memerlukan pemeriksaan mata secara rutin. Misalnya, semua penderita diabetes perlu melakukan skrining tahunan untuk retinopati diabetik, dan semua pasien yang menjalani terapi jangka panjang dengan obat-obatan yang berpotensi menimbulkan komplikasi mata juga harus diperiksa secara teratur, contohnya Plaquenil (hydroxychloroquine) atau terapi steroid.
Sangat penting untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru agar dapat terus meningkatkan perawatan dan pilihan terapi bagi pasien. Saya membaca jurnal oftalmologi dan publikasi lainnya. Saya juga berusaha menghadiri konferensi setiap tahun untuk belajar sekaligus berbagi hal-hal baru dan tren yang sedang berkembang.
Saya percaya semua pasien harus mendapatkan perawatan terbaik yang sesuai dengan kondisi mereka. Namun, perawatan pasien selalu berkembang seiring munculnya pilihan medis baru dan teknik bedah terbaru. Karena itu, penting untuk selalu memperbarui pengetahuan agar dapat memberikan yang terbaik bagi pasien.
Selain itu, pertimbangan efisiensi biaya juga perlu diperhatikan dalam memilih terapi yang paling sesuai untuk pasien.
Mengembalikan penglihatan pasien adalah pengalaman yang sangat memuaskan. Baik itu membantu pasien melihat lebih jelas dengan warna-warna cerah setelah operasi katarak, memperbaiki retinal detachment (lepasnya retina) dan memulihkan anatomi serta fungsi retina, atau mengurangi gangguan penglihatan sentral akibat degenerasi makula.
Kadang proses pemulihan bisa cepat, namun ada kalanya perjalanan terapi berlangsung panjang dan lambat bersama pasien.
Sering kali pasien merasa mereka baik-baik saja, dan karena kesibukan hidup, mereka lupa meluangkan waktu untuk diri sendiri dan kesehatan mereka. Padahal, ada kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan rutin, seperti pada penderita diabetes, penderita miopia tinggi, atau mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan glaukoma.
Jika terdeteksi dan didiagnosis lebih awal, beberapa kondisi dapat dipulihkan, sebagian dapat dikendalikan, dan kehilangan penglihatan dapat dicegah.
Sangat penting meluangkan waktu untuk menjelaskan kondisi mata serta penyakitnya kepada pasien. Hal ini sebaiknya dilakukan pada konsultasi pertama atau kedua.
Seperti pepatah yang mengatakan bahwa sebuah gambar dapat menyampaikan seribu kata, saya suka menggunakan teknik pencitraan oftalmik untuk membantu proses ini, seperti foto retina dan OCT scan (Optical Coherence Tomography). Pencitraan ini bisa dilakukan secara serial sehingga pasien dapat mengikuti perkembangan respon terapi atau progresi penyakitnya.
Prinsip “work hard, play hard” adalah pedoman yang baik untuk dijalani. Saat bekerja, saya fokus pada pasien di klinik atau retina yang sedang diperbaiki dalam operasi. Setelah bekerja, saya fokus pada keluarga dan diri sendiri. Tentu saja, liburan singkat juga baik untuk beristirahat dan menyegarkan diri kembali.
Oftalmologi adalah bidang yang selalu melahirkan inovasi teknologi baru. Saat ini, ada lensa intraokular generasi baru untuk pemulihan penglihatan yang lebih baik, obat-obatan terbaru untuk mengendalikan degenerasi makula, perangkat bedah yang lebih modern untuk membuat operasi lebih cepat dan efisien, serta sistem pencitraan yang memungkinkan pemahaman dan pemantauan penyakit yang lebih baik.
Beberapa pendekatan yang perlu diperhatikan:
- Setiap gejala baru harus segera diperiksakan agar kondisi yang mendasari dapat ditangani sejak dini dan kerusakan bisa diminimalkan.
- Semua penderita diabetes harus melakukan pemeriksaan mata tahunan untuk retinopati diabetik maupun katarak.
- Penderita miopia tinggi perlu menjalani pemeriksaan awal untuk mendeteksi komplikasi miopia patologis seperti degenerasi makula miopik, myopic traction maculopathy, dan lain-lain.
- Mereka yang memiliki riwayat keluarga penyakit mata, misalnya glaukoma, sebaiknya menjalani skrining.
- Pasien dengan penyakit sistemik yang menjalani terapi jangka panjang juga harus diperiksa matanya, baik untuk komplikasi akibat penyakit sistemik maupun efek samping pengobatan. Misalnya, pasien dengan terapi steroid kronis harus diperiksa terkait risiko katarak dan glaukoma, sementara pasien yang mengonsumsi hydroxychloroquine (Plaquenil) perlu menjalani evaluasi tahunan pada makula dan fungsi penglihatan.
Visi
Penglihatan Sehat Sepanjang Hayat
“Semua pasien seharusnya menerima perawatan terbaik yang sesuai dengan kondisi mereka. Penting untuk selalu mengikuti perkembangan terkini agar dapat memberikan yang terbaik sekaligus tetap efisien dari segi biaya bagi pasien.”
— Dr. Lee Shu Yen
Layanan Medis Dr. Lee Shu Yen
Layanan medis yang ditawarkan Dr. Lee Shu Yen meliputi:
Artikel yang Ditinjau oleh Ahlinya
Semua konten di situs ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran, diagnosis, atau perawatan medis profesional, dan tidak boleh dijadikan patokan untuk saran medis spesifik. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi 119 atau kunjungi Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat.
365Sehat adalah anggota dari Group 365Asia.

