
Koe Zi Yi
Spesialisasi: Fisioterapi
Klinik: PhysioVitae
Baca profilnya dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Vietnam.
Siapa Koe Zi Yi?
Koe Zi Yi merupakan fisioterapis spesialis jantung dan paru serta Co-Founder PhysioVitae, Singapura Beliau memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang rehabilitasi kardiovaskular.
Berbekal jam terbang di unit perawatan intensif (ICU), ruang rawat inap, hingga klinik rawat jalan, ia sangat berpengalaman menangani pasien dengan kondisi jantung dan paru yang kompleks.
Fokus utama Zi Yi adalah menjembatani perawatan rumah sakit dengan rehabilitasi komunitas, membantu pasien PPOK (penyakit paru obstruktif kronis), gagal jantung, maupun komplikasi pascaoperasi untuk memulihkan kekuatan fisik, memperbaiki pola napas, serta dapat kembali beraktivitas normal dengan aman.
Apa Prinsip Zi Yi dalam Menangani Pasien?
Bagi Zi Yi, penyembuhan itu harus menyeluruh (holistik). Ia menggabungkan ketepatan klinis yang canggih dengan pola hidup sehat (lifestyle medicine) agar pasiennya bisa kembali bernapas lega, bergerak aktif, dan menikmati hidup tanpa merasa terbatasi.
Kalau Ketemu Zi Yi di Luar Jam Kerja, Biasanya Beliau …
…main bareng kedua buah hatinya, latihan di gym, atau jalan-jalan. Jangan kaget kalau Anda malah tidak sengaja berpapasan dengannya saat sedang di luar negeri!
Tanya Jawab dengan Koe Zi Yi
Dari dulu saya memang suka dunia kesehatan dan hobi olahraga. Fisioterapi itu perpaduan yang pas buat saya. Di sini, saya bisa membantu orang meningkatkan kesehatan dan fungsi tubuh mereka secara langsung. Rasanya sangat bermakna.
Melihat pasien saya pulih dengan baik, terutama mereka yang mendapatkan manfaat dari bedah invasif minimal (laparoskopi/robotik), menjadi motivasi kuat bagi saya untuk terus memberikan perawatan yang aman dan berbasis bukti ilmiah (evidence-based).
Fisioterapi itu bukan cuma kalau lagi cedera saja. Sebaiknya periksakan diri kalau Anda merasa cepat lelah saat olahraga, sering sesak napas, pusing, atau merasa stamina menurun. Fisioterapi juga sangat bagus untuk pencegahan agar tubuh tetap prima dalam jangka panjang.
Saya rajin membaca riset terbaru dan mengikuti pelatihan profesional supaya penanganan yang saya berikan selalu berdasarkan data medis yang valid (evidence-based). Saya juga aktif di konferensi kesehatan untuk tahu teknologi atau metode terbaru yang bisa saya terapkan ke pasien.
Prinsip saya adalah memberikan perawatan yang personal, terstruktur, dan punya dasar medis yang jelas. Tapi yang terpenting adalah edukasi; saya ingin pasien paham kondisinya, punya semangat untuk sembuh, dan bisa menjaga kesehatan mereka sendiri secara mandiri nantinya.
Ada satu pasien yang kondisinya cukup berat setelah sakit keras sampai sulit bergerak. Lewat program rehabilitasi yang intens, pelan-pelan dia bisa mandiri lagi buat aktivitas sehari-hari, hal yang mungkin buat kita biasa saja, tapi buat dia itu kemenangan besar. Momen seperti itulah yang bikin saya sadar betapa berartinya fisioterapi bagi kualitas hidup seseorang.
Banyak yang mengira fisioterapi itu hanya untuk urusan otot atau tulang (pijat/urut). Padahal, fisioterapi punya peran besar buat penderita penyakit kronis, meningkatkan fungsi jantung-paru, sampai mencegah komplikasi yang lebih parah.
Kuncinya di komunikasi. Saya selalu menjelaskan alasan di balik setiap tindakan, apa hasilnya nanti, dan bagaimana prosesnya. Saya ingin pasien merasa tenang dan yakin saat mengambil keputusan soal kesehatan mereka.
Olahraga rutin dan punya jadwal yang teratur di luar pekerjaan itu wajib bagi saya. Ini cara saya menjaga mental tetap tajam dan badan tetap bugar buat melayani pasien. Selain itu, recharging paling ampuh bagi saya adalah waktu bareng keluarga dan sesekali traveling.
Sekarang fisioterapi sudah bergeser ke arah yang lebih proaktif untuk optimasi kesehatan, bukan hanya menunggu sakit dulu baru diobati. Dengan bantuan teknologi dan kerjasama antar dokter spesialis, kita jadi bisa kasih hasil yang jauh lebih efektif dan personal buat pasien.
Kuncinya hanya satu: konsisten. Jaga pola makan, rutin gerak, tidur cukup, pintar kelola stres, dan jangan lupa bahagia bersama orang-orang terdekat. Itu fondasi paling kuat buat kesehatan jangka panjang.
Profil Profesional Koe Zi Yi
Sebelumnya, Zi Yi bertugas di Tan Tock Seng Hospital sebagai pimpinan fisioterapi pernapasan. Di sana, ia mengelola pasien dengan gangguan paru akut maupun kronis. Saat di Medical High Dependency Unit, ia mempelopori protokol gerak dini yang terbukti mempercepat kesembuhan pasien dan mempersingkat waktu rawat inap di rumah sakit.
Ia juga memimpin Tracheostomy Workgroup untuk membantu pasien kritis agar bisa kembali bernapas normal tanpa alat bantu. Zi Yi termasuk salah satu pionir yang memperluas peran fisioterapis dalam menangani pelepasan alat bantu napas (trakeostomi).
Pada tahun 2025, ia mendirikan PhysioVitae dan kini menjabat sebagai Principal Physiotherapist di sana.
Kualifikasi Akademik
- Master’s degree, Advanced Physiotherapy: Cardiorespiratory – University College London (2019 – 2020)
- Bachelor’s degree, Physiotherapy – Trinity College Dublin
- Diploma in Physiotherapy – Nanyang Polytechnic (2021 – 2014)
Keahlian Klinis
Zi Yi memulai kariernya di Tan Tock Seng Hospital dengan mendalami berbagai bidang mulai dari saraf hingga otot, sebelum akhirnya fokus ke spesialisasi jantung dan paru (kardiopulmoner) sejak 2016.
Ia punya pengalaman luas menangani pasien di unit perawatan kritis (ICU), bangsal umum, hingga klinik jalan. Keahlian utamanya adalah menangani penyakit paru kronis dan pemulihan pasca-masalah jantung.
Selain itu, Zi Yi sudah berpengalaman lebih dari 8 tahun dalam menangani masalah keseimbangan seperti vertigo melalui terapi yang sudah teruji secara medis.
Visi
Penanganan Ahli untuk Jantung dan Paru-Paru
“Saya percaya pemulihan kasus yang kompleks butuh lebih dari sekadar latihan fisik biasa. Butuh strategi yang tepat dan berbasis data agar Anda bisa kembali bernapas lega dan bergerak dengan percaya diri.”
– Koe Zi Yi
Layanan Medis Dr. Lee Lip Seng
Layanan medis yang ditawarkan Dr. Lee Lip Seng meliputi:
Konten Media Sosial
Artikel yang Ditinjau oleh Ahlinya
Interview dengan Koe Zi Yi
Koe Zi Yi dan Rethinam Ganesan, pendiri PhysioVitae, menjelaskan mengapa fisioterapi lebih dari penanganan otot dan tulang, dan bagaimana pasien dengan kondisi jantung, paru-paru, dan metabolisme juga dapat memperoleh manfaatnya.
Semua konten di situs ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran, diagnosis, atau perawatan medis profesional, dan tidak boleh dijadikan patokan untuk saran medis spesifik. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi 119 atau kunjungi Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat.
365Sehat adalah anggota dari Group 365Asia.









