Penyakit Jantung Bawaan (PJB)
Penyakit-Jantung-Bawaan-Key-Visual-ID

Penyakit Jantung Bawaan (PJB)

Penyakit Jantung Bawaan (PJB) atau congenital heart disease adalah kelainan pada struktur maupun fungsi jantung yang terjadi sejak bayi berada di dalam kandungan. Kelainan ini berkembang pada masa awal kehamilan ketika organ jantung janin, termasuk dinding sekat, katup, dan pembuluh darah utama, tidak terbentuk secara sempurna. Akibatnya, alur sirkulasi darah yang memompa oksigen ke seluruh tubuh dapat terganggu, dengan tingkat keparahan yang bervariasi mulai dari bentuk ringan tanpa gejala signifikan hingga kondisi kritis yang memengaruhi kadar oksigen dalam darah dan membutuhkan penanganan medis segera setelah bayi lahir.

Temukan panduan lengkap seputar penyebab, gejala awal, langkah pencegahan, hingga penanganan medis terkini melalui kumpulan artikel terpercaya di bawah ini.

Mengapa Deteksi & Penanganan Dini Penyakit Jantung Bawaan Sangat Penting?

  • Menyelamatkan Nyawa Bayi: Mencegah risiko komplikasi fatal akibat kekurangan oksigen berat pada kasus PJB kritis di tahun pertama kehidupan.
  • Mencegah Kerusakan Permanen: Menghindari komplikasi berat seperti gagal jantung kronis dan hipertensi paru yang sulit disembuhkan jika terlambat ditangani.
  • Mendukung Tumbuh Kembang Normal: Memastikan pasokan oksigen ke otak dan organ tubuh lancar agar anak dapat tumbuh, belajar, dan beraktivitas secara optimal.
  • Membuka Peluang Tindakan Tanpa Bedah: Deteksi sejak awal memungkinkan beberapa jenis kebocoran jantung ditutup cukup dengan metode kateterisasi (invasif minimal) tanpa perlu operasi dada terbuka.

Pilihan Editor

Find by 365Asia

Cari Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah di Kota Anda

Ingin konsultasikan masalah kesehatan jantung dengan dokter spesialis jantung di kota Anda? Ini dokter spesialis jantung yang bisa Anda tuju dan pertimbangkan:

Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah di Batam

Loading...
Powered by Find by 365Asia

dr. Yuni Twiyarti Pertiwi

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Nani

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Willy Suryawan

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Puja Nastia

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. R. Ahmad Anzali

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Andrew Parlautan

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Surya Marthias

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Putri Maulina

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Fandi Ahmad

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Priyandini Wulandari

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Afdhalun Anwar Hakim

Batam, Indonesia
Cardiology

dr. Stanley Togar Panggabean

Batam, Indonesia
Cardiology

[SG] Featured Doctor

Dr. Tan Yia Swam - Bedah Umum & Subspesialisasi Payudara di Singapura

Featured Story

Nipple Discharge - Waspadai Apakah Tanda Kanker Payudara atau Tidak

Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah di Medan

Loading...
Powered by Find by 365Asia

dr. Anggia Chairuddin Lubis

Medan, Indonesia
Cardiology

Prof. Dr. dr. Sutomo Kasiman

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Faisal Habib

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Yunny Safitri

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Abdul Halim Raynaldo

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Muhammad Ginanjar

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Andre Pasha Ketaren

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Nizam Zikri Akbar

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Bless Dova Fransza AS. Hutabarat

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Gita Annisa Raditra

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Henry Panjaitan

Medan, Indonesia
Cardiology

dr. Tri Adi Mylano

Medan, Indonesia
Cardiology

[SG] Featured Doctor

Dr. Tan Yia Swam - Bedah Umum & Subspesialisasi Payudara di Singapura

Featured Story

Nipple Discharge - Waspadai Apakah Tanda Kanker Payudara atau Tidak

Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah di Palembang

Loading...
Powered by Find by 365Asia

dr. Kiagus Muhammad Andri Akbar

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Merry

Palembang, Indonesia
Cardiology, Internal Medicine

Prof. Dr. Ali Ghanie

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. H. Aulia Sjawal

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Muhammad Rusydi

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Enggar Sari Kesumawardani

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Ni Made Elva Mayasari

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Muhammad Rizky Felani

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Mangiring Payer Lumban Toruan

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Martinus Rohani Amir

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Adrian Masno

Palembang, Indonesia
Cardiology

dr. Alexander Edo Tondas

Palembang, Indonesia
Cardiology

[SG] Featured Doctor

Dr. Tan Yia Swam - Bedah Umum & Subspesialisasi Payudara di Singapura

Featured Story

Nipple Discharge - Waspadai Apakah Tanda Kanker Payudara atau Tidak

Cari Dokter Lainnya di Find by 365Asia

    Konten Terkait Lainnya

    FAQ

    Lima jenis Penyakit Jantung Bawaan (PJB) yang paling sering ditemukan meliputi:

    • Defek Septum Ventrikel (DSV / VSD): Lubang pada dinding sekat yang memisahkan dua bilik bawah jantung.
    • Defek Septum Atrium (DSA / ASD): Lubang pada dinding sekat yang memisahkan dua serambi atas jantung.
    • Tetralogi Fallot (TF / TOF): Kombinasi empat kelainan struktur jantung yang memengaruhi aliran darah dan menyebabkan anak tampak kebiruan (sianotik).
    • Duktus Arteriosus Paten (DAP / PDA): Kondisi ketika pembuluh darah janin (duktus arteriosus) gagal menutup secara alami setelah bayi lahir.
    • Koarktasi Aorta (CoA): Penyempitan pada pembuluh darah utama (aorta) yang membatasi aliran darah kaya oksigen ke bagian bawah tubuh.

    Penyakit Jantung Bawaan didiagnosis melalui berbagai metode pemeriksaan medis, antara lain:

    • Ekokardiografi (USG Jantung): Pemeriksaan ultrasonografi untuk melihat struktur, fungsi katup, dan aliran darah jantung secara mendetail.
    • Elektrokardiogram (EKG): Merekam aktivitas listrik dan irama jantung.
    • Rontgen Dada (Foto Thorax): Menunjukkan ukuran serta bentuk jantung dan mendeteksi adanya penumpukan cairan di paru-paru.
    • MRI Jantung (Cardiac MRI): Memberikan gambaran visual tiga dimensi yang rinci mengenai struktur anatomi jantung.
    • Kateterisasi Jantung: Prosedur invasif minimal untuk mengukur tekanan darah dan kadar oksigen langsung di dalam bilik-bilik jantung.

    Pilihan penanganan Penyakit Jantung Bawaan di fasilitas kesehatan dan pusat rujukan jantung Indonesia meliputi:

    • Obat-obatan: Untuk meredakan gejala, mengontrol tekanan darah, serta meningkatkan fungsi pompa jantung.
    • Intervensi Kardiologi (Tanpa Bedah): Prosedur invasif minimal melalui kateter seperti penutupan lubang sekat (occluder), angioplasti balon, atau pemasangan ring (stent).
    • Tindakan Bedah (Operasi Jantung): Operasi bedah jantung terbuka atau rekonstruksi oleh Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (Sp.BTKV).
    • Perubahan Gaya Hidup: Penerapan pola makan sehat, pemenuhan nutrisi optimal, serta aktivitas fisik yang disesuaikan dengan kondisi anak.
    • Pemantauan Berkala: Perawatan dan kontrol rutin seumur hidup bersama Dokter Spesialis Jantung Anak (Sp.JP) untuk memantau perkembangan fungsi jantung.

    Ya. Dengan kemajuan teknologi medis di Indonesia saat ini, banyak penderita PJB yang dapat tumbuh dewasa dan menjalani hidup sehat serta aktif. Kontrol rutin, kepatuhan pada rencana terapi, serta pendampingan tim medis di rumah sakit rujukan sangat penting untuk memastikan hasil pengobatan yang optimal.

    Penyebab bising jantung pada anak dapat berasal dari kelainan struktur jantung (seperti sekat bocor atau gangguan katup) yang memerlukan penanganan medis. Namun, penyebab yang lebih umum adalah flow murmur (bising jantung fungsional) yang timbul akibat alur aliran darah normal dan tidak berbahaya bagi kesehatan anak. Sangat disarankan untuk memeriksakan bising jantung anak ke Dokter Spesialis Anak atau Spesialis Jantung Anak untuk mendapatkan evaluasi yang tepat.

    Referensi

      1. Mengenal Kelainan Jantung Bawaan pada Anak | Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses dari: https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/mengenal-kelainan-jantung-bawaan-pada-anak 
      2. Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan | Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses dari: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/19/deteksi-dini-penyakit-jantung-bawaan
      3. Ventricular Septal Defect (VSD): Kenali Gejala, Penyebab, dan Solusi Pengobatan yang Tepat | Heartology Cardiovascular Hospital. Diakses dari: https://heartology.id/health-library/content/ventricular-septal-defect-vsd-kenali-gejala-penyebab-dan-solusi-pengobatan-yang-tepat/
      4. Waspada Lubang pada Jantung Anak: Mengapa ASD Sering Terdeteksi Terlambat? | Primaya Hospital. Diakses dari:
        https://primayahospital.com/anak/lubang-pada-jantung-anak/
      5. Murmur Jantung pada Anak Bisa Jadi Tanda Bahaya | Siloam Hospitals. Diakses dari: https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/murmur-jantung-pada-anak
      6. Tatalaksana Penyakit Jantung Bawaan | Sari Pediatri. Diakses dari: https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/download/1034/964
      7. Kateter Jadi Pilihan | Liputan6.com. Diakses dari: https://www.liputan6.com/health/read/5221306/penanganan-penyakit-jantung-bawaan-pada-anak-kini-bisa-tanpa-pembedahan-gunakan-kateter-jadi-pilihan
      8. Mengobati Penyakit Jantung Bawaan Anak Tanpa Operasi | detikHealth. Diakses dari: https://health.detik.com/ulasan-khas/d-1690586/mengobati-penyakit-jantung-bawaan-anak-tanpa-operasi